Merasa Tidak Aman (insecure)

Akhir-akhir ini, berkat teknologi internet tentu saja, perasaan tidak aman semakin muncul ke permukaan. Dari hal remeh soal bagaimana pendapat orang akan penampilan hingga hal-hal berat terkait keyakinan.

Orang merasa tidak aman dengan penampilannya masih kuanggap wajar. Mungkin memang itu bawaan tiap manusia, dimana pendapat orang itu penting. Tidak semua orang siap dan mampu menjadi berbeda.

Permasalahannya kemudian menjadi semakin absurd ketika orang merasa tidak aman dengan keyakinannya. Penampilan sebenarnya juga termasuk absurd, sebagaimana penilaian itu juga absurd, tetapi keyakinan itu sesuatu yang ada di belakang kepala kita, sesuatu yang membutuhkan sebuah proses untuk menjadi terinternalisasi di dalam diri. Mengapa kita merasa tidak aman dengan itu?

Oke, mungkin sebagaimana halnya kita boleh merasa tidak aman terhadap penampilan, maka rasa tidak aman inipun bisa jadi normal-normal saja. Namun keluaran dari rasa tidak aman itu yang membuat saya jadi bertanya-tanya dan sampai pada satu kalimat tak terjawab, “mengapa kita ini rumit sekali?”

Ketika kita merasa tidak aman dengan penampilan kita, kita berusaha mengubah diri kita agar sekiranya diterima oleh pandangan masyarakat umum. Sifatnya ke diri kita. Atau pilihan lainnya adalah cuek atau bahkan meyakini diri sebagai trend setter. Boleh kan? Cuma masalahnya ketika menyangkut keyakinan, yang terjadi justru kemarahan, ancaman dan pembungkaman. Mengapa demikian?

Menjadi semakin absurd tatkala hal ini dikaitkan dengan surga neraka. Kalau memang sudah meyakini bahwa apa yang dilakukan orang itu akan membawanya ke neraka, ya sudah kan? Kenapa harus memarahi dia? Kenapa tidak diajak baik-baik saja, kalau tidak mau ya apa hendak dikata?

Pola-pola pemaksaan itu harusnya sudah ditinggalkan. Dan yang paling penting lagi, pemikiran/perasaan tidak aman itu yang terlebih-lebih harus dihapuskan. Karena perasaan tidak aman itu justru lahir dari hal sederhana, bahwa kamu sebenarnya nggak yakin-yakin amat dengan keyakinanmu. Akui hal itu dan minta maaflah kepada sumber keyakinanmu.

vale, demi keyakinan

el rony, cuma ingin bahagia

nb:

ini layak untuk ditonton. https://www.youtube.com/watch?v=21j_OCNLuYg&app=desktop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *